Rebuild Index

Tulisan ini membahas bagaimana melakukan manajemen index agar index bisa berfungsi secara optimal. Secara konsep, index akan berfungsi dengan baik jika nilai “Wastage-nya” masih dibawah 20%. Apa itu index wastage?, ikuti saja demo berikut ini, setelah selesai Anda bisa menyimpulkan sendiri. Pertama, kita buat user dan diberi beberapa privilege untuk uji coba agar tidak mengganggu […]

Memanfaatkan ROLLUP dan CUBE untuk penghitungan suara Pilpres

Penekanan dari tulisan ini adalah bagaimana menggunakan fungsi ROLLUP dan CUBE, hanya saja disini saya menggunakan contoh kasus penghitungan suara pemilihan presiden dengan tujuan agar penjelasan tentang kedua fungsi tersebut lebih mudah dan cepat dipahami. Secara teknis hitung-menghitung suara hasil pemilu itu gampang, yang susah adalah masalah non-teknis (politik). Disini saya akan membuat tabel PEMILIH […]

BACKUP, RESTORE & RECOVERY

Hanya sekedar memberi informasi tentang perbedaan pengertian backup, restore dan recovery dalam database. Sebagian kalangan kadang belum begitu tepat dalam mengartikan kata RECOVERY. Ada yang mengatakan “Saya sudah melakukan recovery”, padahal dia hanya melakukan proses restore. BACKUP Backup secara sederhana diartikan sebagai proses copy data operasional ke media lain. Pilihan metode dan strategi backup yang […]

COALESCE

Fungsi COALESCE merupakan fungsi general, artinya fungsi ini bisa digunakan untuk semua tipe data character, number dan date. Fungsi COALESCE digunakan untuk menampilkan data berdasarkan urutan prioritas dan keberadaan data (tidak null). Secara sintaks, fungsi COALESCE ditulis sebagai berikut: COALESCE(x,y,z,…,n) Data akan diperiksa mulai dari x kemudian y dan z sampai data ke-n. Jika x ada (tidak null) […]

Top-n Query dan Row Limit di Oracle 12c

Top-n query atau bottom-n query sering kita jumpai dalam melakukan analisa data. Top-n query maksudnya adalah menampilkan sejumlah data yang terurut dalam batasan tertentu. Sebagai contoh, menampilkan top-5 salary pegawai, ini artinya menampilkan 5 orang pegawai dengan salary tertinggi. Bottom-n query tentunya kebalikan dari top-n query, pada bottom-n query data yang ditampilkan diurutkan mulai dari […]

Materi 8: Natural JOIN

Prasyarat: Anda sudah menyelesaikan Materi 4: Input Data ke Tabel Anda sudah menyelesaikan Materi 7: Penjelasan Dasar JOIN   Natural Join Dengan natural join, perintah join menjadi lebih sederhana, tetapi ada syarat yang harus dipenuhi agar Natural join bisa dilakukan, yaitu: Hanya ada satu kolom yang sama pada kedua tabel Tipe data pada kolom yang digunakan sebagai penghubung join sama atau satu family atau tipe berbeda tetapi masih bisa dilakukan auto konversi Sintak: SELECT tabel1.kol1, tabel1.kol2, […]

Materi 7: Penjelasan Dasar tentang JOIN

Data-data dalam suatu database disimpan dalam bentuk tabel dan dalam satu database sudah pasti terdiri dari banyak tabel. Untuk menampilkan informasi yang sederhana kita cukup mengambil data dari satu tabel, tetapi untuk memberikan informasi yang lengkap kita harus mengambil data dari beberapa tabel. Melakukan query dengan mengambil data dari beberapa tabel ini disebut JOIN. Syarat […]

Materi 6: Menyeleksi dan Mengurutkan Data

Prasyarat : Anda sudah membaca dan memahami materi 5 yaitu tentang cara menampilkan data Menyeleksi Data Dengan perintah SELECT yang sederhana seperti sebelumnya, maka semua baris data akan ditampilkan. Terkadang kita perlu hanya menampilkan data dengan kriteria tertentu saja. Misalkan menampilkan data pegawai yang ada di kode bagian 12 atau menampilkan pegawai dengan gaji dibawah […]

Materi 5: Menampilkan Data

Prasyarat : Anda sudah selesai mempelajari dan menjalankan script yang ada di Materi 4 Setelah data kita input ke tabel, sekarang saatnya menampilkan data. Untuk menampilkan data yang pernah kita input digunakan perintah SELECT. Syntax Perintah SELECT yang sederhana adalah sebagai berikut : SELECT kolom1, kolom2,…|* FROM nama_tabel; Terdiri dari dari dua klausa, yaitu klausa […]